Deputi Kemitraan Strategis ICCN, Dadik Wahyu Chang, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar agenda seremonial.
“Festival ini dirancang sebagai titik awal kerja sama yang lebih luas, termasuk dengan pemerintah, kampus, komunitas, dan sektor swasta,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan turut diperluas ke Kota Malang melalui pertunjukan budaya dan immersive night berbasis media art yang memadukan tradisi dengan pendekatan kreatif kontemporer.
Melalui ICF 2026, ICCN dan Yayasan Lintas Batas menargetkan lahirnya jejaring kolaborasi, riset, serta rekomendasi kebijakan untuk memperkuat pengembangan kawasan budaya berbasis masyarakat di Indonesia.***