Sementara itu, dua orang lainnya mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Grobogan untuk mendapatkan penanganan medis. Korban lainnya dilaporkan selamat.
Perangkat Desa Sidorejo, Heri Siswanto, mengungkapkan bahwa rombongan pengantar calon jemaah haji tersebut terdiri dari dua kendaraan.
Baca Juga: Dibacok brutal saat berangkat kerja, polisi ungkap curas sadis di Ciasem Subang
“Dari sembilan penumpang empat meninggal, termasuk cucuk dari calon jemaah haji,” ujar Heri.
Ia menjelaskan bahwa mobil pertama dalam rombongan tersebut telah lebih dulu melintasi perlintasan dengan aman.
Namun, mobil kedua yang berada di belakang justru tertemper kereta yang melintas.
Mobil terpental ke sawah, video beredar di media sosial
Rekaman video pascakejadian beredar luas di media sosial dan memperlihatkan kondisi mobil yang ringsek setelah tertabrak kereta.
Kendaraan terlihat berada di area persawahan warga dengan kerusakan parah.
Baca Juga: Serat nanas dan songket sieup jadi andalan Subang di pameran kerajinan nasional Bandung
Sumber unggahan berasal dari akun Instagram @infopulokulon.id yang memperlihatkan warga dan aparat berada di lokasi untuk melakukan evakuasi serta pengamanan.
Sejumlah petugas tampak berjaga di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar serta mengantisipasi kerumunan warga.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu, terlebih dalam kondisi cuaca yang membatasi jarak pandang pengemudi.***