GENMILENIAL.ID - Tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL Line Cikarang dan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam memunculkan gelombang solidaritas dari para ibu menyusui (busui).
Di tengah duka yang menyelimuti para korban, aksi kemanusiaan muncul dari warganet di media sosial.
Sejumlah busui ramai-ramai menawarkan diri menjadi donor air susu ibu perah (ASIP) untuk bayi yang ibunya menjadi korban dalam insiden tersebut.
Fenomena ini mencuat setelah unggahan akun Threads @rddenisa yang mengaku tersentuh saat melihat banyak cooler bag ASI ikut dievakuasi dari lokasi kejadian, dengan sumber unggahan dari Threads @rddenisa.
“Pas liat banyak cooler bag ASI dievakuasi dari tragedi KRL, patah hati,” tulisnya dalam unggahan pada Selasa, 28 April 2026.
Busui ramai tawarkan donor ASIP
Unggahan tersebut kemudian memicu respons luas dari warganet lain.
Salah satu akun, @grjs.pane, mengungkapkan kesediaannya untuk membantu dengan menyediakan stok ASIP bagi yang membutuhkan.
“Siapa tau ada yang kenal dan butuh dan ibunya jadi korban luka maupun MD (meninggal dunia -red), dan butuh donor ASIP segera, aku ada stok ASIP,” tulisnya.
Baca Juga: Respons kilat usai kecelakaan KA Bekasi, Presiden siapkan Rp4 triliun dan setujui flyover
“Aku Kristen, anak aku laki-laki, tapi makanan yang aku makan halal. DM ya,” lanjutnya.
Respons serupa juga datang dari warganet lainnya yang ikut menawarkan bantuan.
Beberapa di antaranya bahkan menyebutkan kondisi kesehatan, pola konsumsi, hingga domisili mereka demi meyakinkan calon penerima ASIP.