Baca Juga: Viral dugaan pelecehan di KRL tujuan Bogor, korban mengamuk hingga berujung mediasi
Meski demikian, pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi detail terkait seluruh dugaan tersebut.
Namun, sejumlah foto yang beredar di media sosial memperlihatkan anak-anak tidur di atas playmat tanpa mengenakan baju.
Orang tua ungkap dugaan kekerasan
Pengakuan lain datang dari akun @ann********a yang menyebut anaknya menjadi salah satu korban dalam kejadian tersebut.
“Dilihatin video di HP Polwannya, badan gemeter banget pas lihat ternyata ada anakku yang diiket sampai nangis sesegukan. Hatiku hancur banget,” tulisnya.
Baca Juga: Semangat Kartini hidup di Subang, Ega Agustine ajak perempuan percaya diri dan berdaya
“Di video, ada 6 bayi berjejer di playmat, diikat kakinya tanpa baju, hanya pakai diapers, nangis, haus, dingin,” lanjutnya.
Kesaksian tersebut semakin memicu kemarahan publik terhadap dugaan perlakuan yang terjadi di daycare tersebut.
Anak sering menangis saat akan diantar
Topik “Daycare Jogja” juga ramai diperbincangkan di platform Threads. Sejumlah orang tua mengaku baru menyadari kejanggalan setelah kasus ini viral.
Salah satunya diungkapkan akun @pra*******a yang menyebut anaknya kerap menangis saat hendak diantar ke daycare.
Baca Juga: Asuransi bukan investasi, IFG ingatkan pentingnya literasi keuangan bagi konsumen
“Selama ini. Seringnya tiap kali mau berangkat, anakku yang baru berusia 3 tahun selalu menangis, terkadang sampai histeris,” ungkapnya.
“Dia mohon-mohon nggak mau ke sekolah, dia kadang ngadu kalau dimarahi dengan berkata, ‘Miss galak’, tapi aku selalu menepis mungkin karena belum terbiasa,” lanjutnya.