Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Dwi Anggia, menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi dan negosiasi dengan pemerintah Iran terkait kelancaran pelayaran kapal milik Pertamina.
Baca Juga: Harga Pertamax tetap, 3 BBM nonsubsidi naik tajam hingga Rp23.900 per liter
Ia mengungkapkan bahwa komunikasi yang dilakukan sejauh ini menunjukkan sinyal positif.
Distribusi Energi Nasional Tetap Dijaga
Pemerintah berharap dibukanya kembali jalur Selat Hormuz dapat mendukung kelancaran distribusi energi nasional, mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk dan paling vital di dunia.
“Kami berharap proses pelayaran secara bertahap mulai kembali normal seiring dengan dibukanya jalur tersebut. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran distribusi energi dalam negeri tetap terjaga,” ujar Dwi.
Dengan perkembangan ini, diharapkan aktivitas logistik energi Indonesia dapat kembali berjalan optimal dan stabil di tengah dinamika geopolitik global.***