GENMILENIAL.ID - Linimasa media sosial tengah dihebohkan dengan insiden tragis yang terjadi di tengah pesta pernikahan di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu, 4 April 2026.
Peristiwa tersebut viral setelah diunggah oleh akun Instagram @halokrw pada Senin, 6 April 2026.
Dalam unggahan itu disebutkan seorang tuan rumah hajatan bernama Dadang (58) meninggal dunia usai diduga menjadi korban pengeroyokan.
“Tuan rumah hajatan di Purwakarta meninggal dunia dikeroyok preman kampung,” tulis akun tersebut.
Baca Juga: Dedi Mulyadi sentil Disparpora, Satpol PP dan Disnakertrans Subang, soroti kinerja tak maksimal
Insiden ini pun menuai perhatian publik karena terjadi saat suasana pesta pernikahan anak korban yang seharusnya berlangsung penuh kebahagiaan.
Diduga bermula dari permintaan ‘jatah’
Berdasarkan informasi yang beredar, keributan dipicu oleh kedatangan sekelompok orang yang diduga meminta sejumlah uang kepada pihak tuan rumah.
Permintaan tersebut disebut sebagai “jatah” yang kerap diminta dalam kegiatan tertentu. Namun, korban diduga menolak karena nilai yang diminta dianggap terlalu besar.
“Penolakan itu memicu emosi para pelaku hingga akhirnya terjadi keributan di lokasi acara,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: Pedas, Dedi Mulyadi tegur pejabat Subang soal kinerja dan minim aksi lapangan
Korban dipukul hingga tak sadarkan diri
Situasi yang semula kondusif mendadak berubah menjadi mencekam. Korban yang tengah mengurus jalannya acara menjadi sasaran pengeroyokan.
Ia diduga dipukul menggunakan benda keras hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri. Warga yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan.