Ia juga mengungkapkan kondisi yang dirasakannya sehari setelah insiden.
“Besoknya setelah bangun tidur, kayak orang stroke nggak bisa banyak bergerak. Leher tegang kayak kolesterol naik, badan baru terasa sakit dan memar,” lanjutnya.
Baca Juga: Pemotor tewas tertabrak truk TNI di Jakbar, Kadispenad ungkap kronologi versi TNI AD
Dalam video lanjutan, disebutkan bahwa pihak pengelola bertanggung jawab atas penanganan awal para korban.
“Kemarin sempet aku denger, ‘Kami tanggung jawab’ karena posisinya suami udah marah. Kita diarahin ke Puskesmas terdekat, jadi dikasih obat nyeri dan ada 3 orang diinfus,” terangnya.
Ia juga menyebut tidak ada biaya yang dikeluarkan saat mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan tersebut.
Badan memar usai terhempas ke pasir
Akibat benturan keras, korban mengalami sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuh.
Baca Juga: 29 Santri gagal terbang meski punya boarding pass, Super Air Jet ungkap kronologi
“Aku juga ada memar di betis dan di tumit, terus di paha, dan dada karena kan aku jatuh dada duluan. Leher dan lengan aku juga sakit, tapi ini udah mendingan,” ungkapnya.
Dalam insiden tersebut, beberapa anggota keluarga pengunggah video juga turut menjadi korban, termasuk anak, tante, dan saudara iparnya.
Meski mengalami luka, ia mengaku tidak menuntut ganti rugi dan pihak pengelola telah mengembalikan uang untuk wahana dua donat boat yang digunakan.***