news

Dugaan keracunan MBG di Jaktim, 72 siswa dirawat di 3 rumah sakit

Sabtu, 4 April 2026 | 19:05 WIB
Dugaan keracunan karena makanan MBG di Jakarta Timur (Instagram/fenomena.jakarta - TikTok/sppgpondok.kelapa2)

GENMILENIAL.ID – Peristiwa dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi, kali ini menimpa puluhan siswa di wilayah Jakarta Timur.

Kasus ini viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan ruangan rumah sakit dipenuhi siswa yang terbaring hingga menggunakan kursi roda dengan infus di tangan.

Kejadian tersebut diketahui terjadi di sekolah penerima manfaat di Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga terkait dalam kasus ini adalah SPPG Pondok Kelapa 2 untuk distribusi makanan pada Kamis, 2 April 2026.

Baca Juga: ICCN dan Greeneration Foundation jalin kolaborasi untuk ekonomi kreatif berkelanjutan

72 Siswa dirawat di tiga rumah sakit

Siswa yang terdampak berasal dari empat sekolah, yakni SMA Negeri 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 07, dan SDN Pondok Kelapa 09.

Akibat kejadian ini, sebanyak 72 siswa harus mendapatkan perawatan di tiga rumah sakit, yaitu RSKD Duren Sawit, RS Pondok Kopi, dan RS Harum.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa sebagian siswa sudah diperbolehkan pulang karena tidak memerlukan rawat inap.

Gejala mual hingga diare

Gejala mulai dirasakan siswa setelah mengonsumsi menu MBG pada hari tersebut.

Baca Juga: Meriah, HUT Subang ke-78 hadirkan harmoni budaya Sunda, dari lomba merias gerbang hingga pesta rakyat

“Gejala yang dialami umumnya meliputi demam, mual, muntah, dan diare. Namun, saat ini kondisi para pasien relatif stabil,” ujar Pramono usai menjenguk siswa di RSKD Duren Sawit pada Sabtu, 4 April 2026.

“Kami berharap proses pemulihan dapat berlangsung dalam satu hingga dua hari ke depan sehingga anak-anak dapat kembali beraktivitas,” lanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini