Baca Juga: Bupati Subang dukung penguatan informasi publik, teken MoU pemanfaatan videotron dengan Forkopimda
Keterlambatan tersebut membuat para guru mengambil inisiatif untuk menjemput langsung makanan ke dapur SPPG agar tetap bisa dibagikan kepada siswa.
“Tadi sempat nanya ke guru, jam berapa orang MBG dateng nganterin yang ternyata ini inisiatif guru-guru buat menjemput ke sekolah karena dari tadi tidak ada kabar berita,” ujarnya.
Upaya menghubungi pihak SPPG juga disebut telah dilakukan sejak pagi, namun jawaban yang diterima menyebutkan bahwa petugas masih dalam perjalanan.
“Dari tadi ditelepon katanya udah di jalan, tapi sampai sekarang kalian nggak datang,” tuturnya.
Baca Juga: Viral kru bus Madu Kismo buang sampah di tol, perusahaan beri sanksi skorsing sebulan
Adapun menu MBG yang diterima siswa terdiri dari empat roti, ayam dan tempe goreng, serta buah pir dan jeruk.
Hingga saat ini, pihak SPPG Batu Bara Air Putih Indrasakti belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan pengantaran maupun alasan guru harus menjemput makanan secara mandiri.***