Namun, justru konsep itulah yang memicu kritik publik karena dinilai tidak mencerminkan kondisi masyarakat yang masih menghadapi berbagai persoalan infrastruktur.
Baca Juga: 1.165 Personel gabungan siap amankan mudik lebaran, Polres Subang gelar Operasi Ketupat Lodaya 2026
Warga soroti jalan rusak di Sidoarjo
Kritik masyarakat terutama berkaitan dengan kondisi jalan rusak di sejumlah wilayah Sidoarjo yang selama ini kerap dikeluhkan warga.
Dalam unggahan lain di akun Instagram yang sama pada Senin, 9 Maret 2026, diperlihatkan kondisi jalan berlubang di kawasan Jalan Lingkar Timur Sidoarjo yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Bahkan disebutkan telah terjadi sejumlah kecelakaan di ruas jalan tersebut, termasuk yang menyebabkan korban jiwa.
"Ramai berita terkait warganya di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo Km 12 yang meninggal dunia kecelakaan akibat jalan berlubang," tulis unggahan tersebut.
Baca Juga: Kemensos salurkan bantuan Rp339 juta untuk program Kampung Siaga Bencana di Subang
Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat mempertanyakan prioritas pemerintah daerah yang dinilai menggelar acara mewah di tengah masalah infrastruktur yang belum terselesaikan.
Perbincangan terkait acara tersebut pun terus bergulir di media sosial, dengan banyak warganet membandingkan kemewahan acara dengan kondisi jalan yang masih rusak.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terkait viralnya acara buka puasa bersama tersebut.
Publik juga masih menunggu penjelasan mengenai konsep acara, pemilihan lokasi kegiatan, serta sumber anggaran yang digunakan dalam kegiatan tersebut.***