Asap yang semakin tebal membuat warga berinisiatif mendobrak pintu rumah dan mematikan saklar listrik untuk mencegah api semakin membesar.
Bermula dari letupan kecil hingga meledak-ledak
Warga mengaku sempat mendengar suara letupan kecil sebelum api membesar.
Setelah pintu berhasil didobrak, terlihat titik api di dalam rumah yang kemudian memicu ledakan petasan secara beruntun.
“Setelah didobrak ternyata terlihat titik api di dalam rumah, kemudian mulai meledak-ledak,” jelasnya.
Warga sempat mencoba menghubungi layanan darurat 112, namun disebut tidak tersambung.
Baca Juga: Garitan Kalongliud, model pertanian sirkular ANTAM yang pulihkan lahan dan dongkrak ekonomi desa
Tak lama berselang, tim pemadam kebakaran datang ke lokasi. Damkar UGM berhasil memadamkan api sekitar 10 menit setelah tiba di tempat kejadian.
“Alhamdulillah sekitar 10 menit Damkar sampai di lokasi dan segera memadamkan api. Api bisa dipadamkan dan tidak ada korban jiwa,” tuturnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bagian atap rumah dilaporkan gosong akibat kobaran api dan ledakan petasan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari otoritas setempat terkait penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian yang ditimbulkan.***