“Ini ambulans, mobil darurat. Di jalan ini prioritas,” ucap sopir ambulans sebelum melaju.
Di kolom komentar, sopir ambulans menegaskan bahwa yang menjadi persoalan bukanlah hajatan, melainkan pengaturan parkir yang dinilai tidak tepat.
“Yang hajat mah nggak salah, yang salah yang atur parkir. Udah tau ambulans, malah depannya ditutup mobil parkir. Tukang parkir nyuruh parkir depan ambulans, padahal jalan luas,” tulisnya.
Peristiwa ini pun memantik diskusi publik soal kesadaran bersama dalam memberikan akses prioritas bagi kendaraan darurat, terutama ambulans yang membawa misi penyelamatan nyawa.***