Baca Juga: Tangis pilu nenek di Aceh Tamiang, tabungan umrah hasil nabung receh hanyut tersapu banjir
“Yang diantisipasi itu kepadatan arus, karena ini juga memasuki libur anak sekolah. Itu yang kita waspadai,” kata Iptu Geeta.
Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus melaksanakan kegiatan pengamanan, pelayanan, serta pengaturan lalu lintas sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang tidak diharapkan.
“Kita tetap melaksanakan giat pengamanan, pelayanan, pengaturan, dan antisipasi hal-hal yang tidak kita harapkan, demi kelancaran dan kesuksesan jelang pergantian tahun,” tegasnya.
Siap terapkan rekayasa lalu lintas
Terkait potensi kemacetan saat puncak arus Nataru, Polres Subang telah menyiapkan langkah-langkah rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional.
Baca Juga: Pecah tangis syukur warga Pulau Tiga Aceh Tamiang saat relawan pertama tiba usai banjir
Unit Lalu Lintas akan diperbantukan penuh untuk mengurai kepadatan jika diperlukan.
“Nanti unit lalu lintas kita sistemnya diperbantukan ke lalu lintas. Mungkin nanti Kasat Lantas ada cara bertindak supaya tepat guna, tepat sasaran, dan bisa dirasakan oleh warga masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan adanya tim urai yang disiagakan khusus untuk menangani titik-titik krusial kemacetan, selain tim penjagaan dan patroli rutin.
“Untuk anggota lalu lintas tersendiri itu ada tim urai, di samping tim yang melakukan penjagaan dan patroli. Tim urai ini untuk mengantisipasi krusial kemacetan yang ada di wilayah Kabupaten Subang,” pungkasnya.***