Puing kayu menumpuk, alat berat belum tiba
Banjir bandang juga membawa material kayu dalam jumlah besar yang kini menumpuk di area permukiman.
Hingga hari ke-24 pascabencana, belum terlihat adanya alat berat untuk membersihkan puing-puing tersebut.
“Sudah 22 hari belum ada apa-apa. Satu beko pun nggak ada,” ujar Marlina dalam video tersebut.
Baca Juga: Viral kebaikan pengungsi Aceh, berbagi rambutan untuk relawan di tengah musibah
Hamparan kayu bahkan dimanfaatkan warga sebagai jalur darurat untuk berjalan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan di Desa Sekumur masih membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.***