news

Kasus impor 250 ton beras di Sabang diduga ilegal, Mentan Amran pastikan tak ada izin dari Kemendag

Kamis, 27 November 2025 | 03:26 WIB
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menegaskan akan segera mencopot pejabat yang terlibat kasus impor beras ilegal (Instagram/a.amran_sulaiman)

GENMILENIAL.ID — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan sikap keras pemerintah terkait dugaan impor ilegal 250 ton beras asal Thailand yang masuk ke Sabang, Aceh.

Ia memastikan pemerintah tidak memberi ruang bagi impor tanpa prosedur resmi, terlebih untuk komoditas strategis seperti beras.

Impor tanpa izin dan ancaman pencopotan pejabat

Dalam konferensi pers pada Senin, 23 November 2025, Amran menyebut impor tersebut tidak mengantongi izin resmi dan bertentangan dengan agenda pemerintah soal kemandirian pangan.

Baca Juga: Sempat viral pemindahan Ammar Zoni ditutup kain hitam, Raffi Ahmad bongkar kondisi sebenarnya di Nusakambangan

Ia menegaskan akan menindak tegas bukan hanya pelaku lapangan, tetapi juga pejabat yang diduga meloloskan proses impor ilegal itu.

“Seandainya ada Dirjen meloloskan, hari ini berakhir jabatannya. Aku pastikan itu kalau dia tidak patuh pada presiden kita,” tegas Amran.

Menurutnya, ketegasan diperlukan untuk menjaga disiplin birokrasi serta memastikan kebijakan pangan berjalan sesuai aturan.

Dipastikan tak ada izin dari Kementerian Perdagangan

Amran mengungkapkan bahwa beras impor tersebut tidak memiliki izin dari Kementerian Perdagangan.

Baca Juga: MUI sarankan pemerintah bentuk Koperasi Merah Putih berbasis syariah, singgung kebutuhan publik hingga pajak berkeadilan

Ia langsung menghubungi Menteri Perdagangan untuk memastikan hal itu.

“Kami langsung telepon Menteri Perdagangan, beliau katakan bahwa enggak ada enggak ada izin,” ujarnya.

Dengan tidak adanya izin tersebut, pemasukan beras otomatis masuk kategori ilegal.

Halaman:

Tags

Terkini