news

DPRD Subang bahas RAPBD 2026, penurunan dana transfer pusat jadi sorotan utama

Rabu, 1 Oktober 2025 | 00:01 WIB
Rapat Paripurna DPRD bahas RAPBD 2026, Selasa 30 September 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – DPRD Kabupaten Subang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati atas Raperda RAPBD 2026 yang dipaparkan Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi (Kang Akur), Selasa 30 September 2025.

Sorotan DPRD pada penurunan dana transfer

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, dihadiri 34 anggota DPRD, unsur Forkopimda, OPD, camat, serta insan pers.

Dalam rapat tersebut, DPRD menyoroti isu krusial terkait penurunan dana transfer pusat yang berdampak langsung pada RAPBD 2026.

Baca Juga: Kasus udang beku terpapar radiasi, Satgas temukan sumber Cs-137 di Kawasan Industri Cikande

Kang Akur menyebutkan, pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan antar daerah diproyeksikan turun 2,14 persen atau sekitar Rp41,235 miliar dibandingkan tahun 2025.

“Penurunan tersebut perlu dicermati dalam pembahasan bersama badan anggaran DPRD,” ucapnya.

Pendapatan daerah naik, PAD tumbuh signifikan

Meski transfer menurun, RAPBD 2026 tetap mencatat kenaikan pendapatan daerah 4,76 persen menjadi Rp3,044 triliun.

Kenaikan ini didorong lonjakan pendapatan asli daerah (PAD) yang ditargetkan Rp1,009 triliun atau naik 23,72 persen dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Kisruh program Makan Bergizi Gratis: Dapur SPPG Panakkukang diduga tutup karena patokan Rp6.500 per porsi

Belanja daerah dan pembiayaan

Sisi belanja daerah juga naik 3,67 persen menjadi Rp3,111 triliun. Belanja tersebut mencakup belanja operasi, modal, tak terduga, dan transfer.

Sementara itu, penerimaan pembiayaan diproyeksikan Rp67,531 miliar yang bersumber dari sisa anggaran tahun sebelumnya.

Halaman:

Tags

Terkini