news

Banjir Bali jadi sorotan, Menteri LH Hanif Faisol tegaskan jalur hukum siap ditempuh jika ada pelanggaran

Rabu, 24 September 2025 | 04:22 WIB
Menteri Lingkungan Hidup(LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, siap lakukan penegakan hukum terkait penyebab banjir Bali (Instagram/haniffaisolnurofiq)

 

GENMILENIAL.ID – Banjir besar yang melanda Bali pada Rabu, 10 September 2025, mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Selain Presiden Prabowo Subianto yang meninjau langsung para korban, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq juga turun tangan menyoroti akar persoalan.

Hanif menyebut tata lingkungan di Bali belum berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa konversi lahan pertanian dan hutan harus dihindari agar bencana serupa tidak terus berulang.

“Konversi lahan-lahan pertanian dan hutan wajib dihindari sebisa-bisanya,” kata Hanif di Tabanan, Bali, Sabtu 13 September 2025.

Baca Juga: Berantas praktik curang, Mentan tegaskan tak ada ampun bagi pihak yang rugikan petani

Ia menambahkan, pengembangan wisata Bali tetap bisa dilakukan tetapi harus disertai inovasi yang ramah lingkungan.

Pemerintah pusat, kata Hanif, akan menyiapkan langkah mitigasi, termasuk penyusunan kajian lingkungan strategis sebagai acuan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di Bali.

Lebih jauh, Hanif menegaskan jalur hukum tidak menutup kemungkinan ditempuh bila ditemukan pihak-pihak yang terbukti melanggar aturan lingkungan.

“Kami tetap dalami, kalau ada yang menyebabkan kerusakan lingkungan, kami akan tegakkan hukum,” tegasnya.

Baca Juga: IFG angkat semangat kolaborasi holding lewat Camaro Futsal Competition 2025

Selain itu, Hanif menyoroti masalah timbunan sampah yang menyumbat drainase dan memperparah banjir di sejumlah wilayah hilir.

Sebagai informasi, banjir Bali dipicu hujan deras sejak Selasa, 9 September 2025, yang juga memicu tanah longsor di Denpasar, Jembrana, Gianyar, Klungkung, Tabanan, Karangasem, dan Badung.

Hingga Jumat, 12 September 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat 17 orang meninggal dunia akibat bencana ini.

Halaman:

Tags

Terkini