Ia menegaskan, tidak boleh ada lagi rumah yang tidak layak huni di desa tersebut.
“Karena program apapun pasti turun pertama ke Desa Cisaga,” ujarnya.
Selain itu, Elita menyoroti masalah sosial yang menjerat sebagian masyarakat, yakni jeratan bank emok.
Ia berharap ke depan tidak ada lagi warga Cisaga yang terjebak utang rentenir.
Baca Juga: Warga RI ramai tinggalkan Facebook, TikTok jadi primadona media sosial 2025
Tak hanya itu, Elita memberikan penghargaan berupa satu unit cator untuk setiap RW sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi warga dalam pawai alegoris.
Cator itu diharapkan bisa dikelola sebagai aset RW, termasuk untuk mendukung pengelolaan sampah demi peningkatan ekonomi warga.
Ia juga memastikan bahwa pembenahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cisaga segera dilakukan.
Momentum kolaborasi
Peringatan Milangkala Cisaga ke-43 menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa.
Baca Juga: FPIPS UPI gelar program POLARIS: Literasi politik berbasis teknologi untuk pemuda Subang
Selain Bupati Subang dan anggota DPR RI, acara tersebut turut dihadiri camat dan jajaran Forkopimcam Cibogo, Kepala Desa Cibogo, serta masyarakat yang antusias memeriahkan acara dengan pawai dan pertunjukan kreativitas bertema semangat kemerdekaan.
Dengan dukungan pemerintah dan warga, Cisaga diharapkan melangkah lebih baik ke depan, dengan infrastruktur yang memadai, pelayanan publik yang meningkat, serta masyarakat yang lebih sejahtera.***