news

Merah Putih berkibar di kawasan bekas longsor, Warna Alam dan Perhutani gaungkan pesan cinta tanah air dan peduli lingkungan

Minggu, 17 Agustus 2025 | 09:36 WIB
Penggiat Lingkungan Warna Alam menggelar aksi pengibaran bendera Merah Putih raksasa di tebing Curug Paok, Desa Cimanggu, Kecamatan Cisalak, Sabtu 16 Agustus 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Perhimpunan Penggiat Lingkungan Warna Alam kembali menggelar aksi pengibaran bendera Merah Putih raksasa di kawasan wisata alam Subang.

Tahun ini, bendera berukuran 10 x 7 meter dikibarkan di tebing Curug Paok, Desa Cimanggu, Kecamatan Cisalak, yang sempat terdampak longsor beberapa bulan lalu.

Aksi yang digelar Sabtu 16 Agustus 2025 ini bukan sekadar simbol nasionalisme, melainkan juga pesan kepedulian terhadap kelestarian alam.

Baca Juga: Bupati Subang tinjau Museum Subang, dorong jadi ruang edukasi sejarah

Ketua Umum Warna Alam, Mukhamad Andrian, menjelaskan bahwa tim harus menempuh jalur ekstrem dengan memanjat tebing curam setinggi 50 meter menggunakan perlengkapan panjat tebing profesional untuk memasang bendera.

“Kami ingin menunjukkan bahwa cinta tanah air bisa diekspresikan dengan cara apa pun, termasuk lewat aksi ekstrem sekalipun,” ujar Andrian.

Tak hanya pengibaran bendera, kegiatan juga diisi dengan aksi penanaman pohon massal di tebing Curug Paok yang gundul akibat longsor.

“Selain hadiah ulang tahun bagi Indonesia, kami juga ingin mengingatkan pentingnya menjaga tanah dan air, sesuai tema kegiatan Warna Alam Untuk Negeri, Selamatkan Tanah dan Air,” tambahnya.

Baca Juga: Bupati Subang kukuhkan 40 anggota Paskibraka Tahun 2025

Apresiasi datang dari Perhutani KPH Bandung Utara yang menjadi pengelola kawasan.

KRPH Bukanagara, Achmad Fauzi, menyebut kegiatan Warna Alam tidak hanya bernilai simbolis, tetapi juga nyata dalam membantu pemulihan hutan.

“Kami sangat apresiasi karena kegiatan ini bukan hanya peringatan HUT RI ke-80, tetapi juga upaya memulihkan hutan bekas longsor dan menghidupkan kembali citra wisata alam di Subang,” ungkap Fauzi.

Menurutnya, Warna Alam telah konsisten selama lima tahun terakhir menggelar pengibaran bendera di berbagai kawasan wisata hutan binaan Perhutani, mulai dari Tebing Bukanagara (2020), Curug Cileat (2021), hingga Tebing Teras Pas Subang (2023/2024).

Baca Juga: Ikut hadiri pengukuhan 76 Paskibraka di Istana, Megawati kenang pengalaman tahun 1963

Halaman:

Tags

Terkini