Dengan dialihkannya dana Rp300 triliun untuk kebutuhan produktif, pemerintah menargetkan manfaat langsung bagi masyarakat, seperti peningkatan kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan publik yang lebih efektif.
Prabowo menutup pidatonya dengan menekankan pentingnya pengawasan ketat dan akuntabilitas dalam pengelolaan APBN agar tujuan efisiensi dan pemberantasan korupsi bisa tercapai secara optimal.***