Baca Juga: DPR Protes wacana pemangkasan 50 persen kuota haji Indonesia tahun 2026
Penambahan Indonesia menjadikannya negara ke-55 yang mendapatkan fasilitas ini.
Kontras dua pendekatan
Langkah China ini dianggap oleh sejumlah analis sebagai strategi memperkuat diplomasi kawasan sekaligus membuka ruang kerja sama pariwisata dan bisnis yang lebih luas.
Sebaliknya, AS di bawah Trump kembali mengedepankan kebijakan imigrasi yang restriktif dan selektif, yang berpotensi memicu gesekan diplomatik dan ketegangan sosial dalam negeri.***