GENMILENIAL.ID - Pemandangan tak biasa terjadi di Dusun Cibanteng, Desa Jatiragas Hilir, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Jumat 13 Juni 2025 pagi ini.
Di bawah terik matahari, di atas jalan kabupaten yang rusak, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita (Kang Rey) melantik 110 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam upacara yang sarat pesan simbolik.
Pelantikan tersebut mencakup rotasi, mutasi, dan promosi pejabat administrator, pengawas, serta fungsional auditor.
Bukan di aula atau pendopo megah, tetapi di lokasi rusak infrastruktur jalan, sebagai bentuk pengingat bahwa ASN adalah pelayan rakyat, bukan sebaliknya.
Baca Juga: Dugaan korupsi kredit Sritex: 13 Saksi diperiksa, termasuk Dirut Sritex dan petinggi bank BJB
“Setinggi-tingginya jabatan kita, tugas kita adalah melayani masyarakat, bukan yang lain,” tegas Kang Rey dalam sambutannya.
Ia menegaskan, pelantikan di jalan rusak ini dipilih bukan tanpa alasan.
Selain sebagai simbol komitmen terhadap pelayanan publik, juga sebagai bentuk dorongan moral bahwa semua pejabat harus memahami dan menyentuh langsung realitas di lapangan.
“Pelantikan ini diadakan di jalan yang rusak sebagai pengingat. Insyaallah jalan ini segera kita perbaiki,” katanya.
Baca Juga: Terseret kasus Chromebook Rp9,9 triliun, Nadiem: Saya dibesarkan dari keluarga anti korupsi
Tak hanya itu, Kang Rey menjamin bahwa seluruh pelantikan dilakukan tanpa pungutan sepeser pun, bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Pakta integritas dan reformasi serius
Sebagai bagian dari reformasi birokrasi, Kang Rey akan memberlakukan pakta integritas yang memuat target kerja bulanan dan tahunan bagi setiap pejabat.
“Semua pegawai harus bisa mengimbangi kerja saya yang serba cepat. Saya tidak ingin dengar satu pun keluhan soal pelayanan,” ujarnya.