Namun ada pertimbangan jika di daerah mayoritas non muslim pun ada yang menjalankan puasa.
“Kami akan mengevaluasi setelah berjalan satu minggu untuk melihat apakah diperlukan penyesuaian khusus di daerah dengan mayoritas non muslim,” ungkap Dadan.
Baca Juga: Vatikan ungkap isu Paus Fransiskus mundur hanya spekulasi, masih fokus pada kesehatan Paus
Kepastian MBG tetap berjalan saat Ramadan
Dadan pernah memberi pernyataan tentang MBG selama bulan Ramadhan sejak Januari lalu.
“Saya sudah umumkan rasanya bahwa makan bergizi tetap dilakukan pada bulan Ramadhan,” ujar Dadan di Jakarta pada 25 Januari lalu.
“Bagi anak sekolah, makanannya akan dibawa pulang, bagi anak pesantren nanti makannya pada saat buka,” ucapnya.
Untuk pesantren, akan ada dapur yang sudah memiliki standar untuk keperluan memasak makanan.
Faktor kebersihan dan cara penyajian menjadi hal yang diperhatikan untuk pengoperasian program MBG ini.***