news

100 Hari Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo ingin pemerintahan yang bersih dari penyelewengan dan korupsi: Kami tahu ada perlawanan tapi kami yakin

Jumat, 7 Februari 2025 | 04:29 WIB
Presiden Prabowo tegaskan mewujudkan pemerintahan yang bebas korupsi (Instagram/nahdlatululama)

GENMILENIAL.ID - Berbagai catatan 100 Hari Kabinet Merah Putih dikulik dan jadi sorotan publik.

Selama 100 Hari Kabinet Presiden Prabowo salah satunya mengenai tindakan korupsi.

Persoalan korupsi ini juga disinggung oleh Presiden Prabowo yang menyatakan keinginannya untuk memiliki tatanan pemerintahan yang bebas dari korupsi.

Salah satu caranya adalah dengan mengoreksi diri dari semua pihak demi mewujudkan cita-cita pemerintahan yang bersih.

Baca Juga: Sekolah diduga lalai, ratusan siswa SMA dan SMK terancam gagal ikut SNBP perguruan tinggi dan risikonya

Membangun pemerintahan bebas korupsi

Saat menghadiri Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 di Istora Senayan Jakarta pada Rabu, 5 Februari 2025, Presiden Prabowo memberikan pidato yang menyinggung tentang keinginannya tentang pemerintahan yang bersih.

Ia juga memberikan contoh keberanian Gus Dur ketika memimpin NU maupun negara.

“Pada saat itu Gus Dur mungkin kurang populer dengan banyak orang karena beliau berani, sekarang pun saudara-saudara kita harus berani,” ujar Presiden  Prabowo.

“Saya ajak semua rekan-rekan saya dalam pemerintahan, dalam Kabinet Merah Putih, saya mengajak mereka kita harus berani mengoreksi diri, berani membangun suatu pemerintahan ke depan yang bersih, pemerintah yang bebas dari penyelewengan dan dari korupsi,” imbuhnya.

Baca Juga: Ramai berita gaji 13 dan 14 PNS dihapus karena pemangkasan anggaran, ini faktanya

"Saya pernah menyampaikan, seluruh aparat, seluruh institusi, bersihkan dirimu, sebelum kau dibersihkan," tambahnya.

Presiden Prabowo tak menampik adanya perlawanan

Dalam pidato tersebut, Presiden juga mengungkapkan kalau ada perlawanan yang dilakukan.

Halaman:

Tags

Terkini