news

Soal rencana Donald Trump relokasi warga Gaza ke Indonesia, Kemlu RI dan MUI beri jawaban tegas ini

Kamis, 23 Januari 2025 | 03:39 WIB
Potret Warga Gaza setelah diumumkannya gencatan senjata (Instagram.com/hany._.ayman)

Indonesia juga menekankan pentingnya gencatan senjata di Gaza sebagai momentum memulai dialog dan negosiasi demi mewujudkan solusi dua negara berdasarkan hukum internasional.

Baca Juga: Simak kronologi 2 insiden kebakaran Jakarta, dari sumber api Glodok Plaza hingga 543 rumah terdampak di Kemayoran

Respons MUI

Selain Kemlu RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menolak tegas rencana tersebut. 

Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas, menilai relokasi warga Gaza hanya bertujuan melemahkan kekuatan kelompok militan Palestina, Hamas, serta memperkuat posisi Israel.

“Dengan berkurangnya penduduk Gaza, maka jumlah personel yang bisa direkrut oleh kelompok perlawanan terhadap pendudukan Israel juga akan berkurang,” ujar Anwar, Selasa 21 Januari 2025.

Ia menyebut rencana itu sarat dengan kepentingan untuk mempermudah Israel mencaplok wilayah Palestina. 

“Kosongnya daerah Gaza akan semakin memotivasi Israel untuk mewujudkan negara Israel Raya yang mereka impikan,” tegasnya.

Baca Juga: Laura Meizani telah dikembalikan ke keluarga setelah dilakukan pemeriksaan psikologis dari RS Polri, ini faktanya

Anwar meminta pemerintah Indonesia tidak meladeni rencana tersebut.

“Di balik topeng kemanusiaan, ada agenda buruk untuk memperluas kekuasaan Israel dengan mengorbankan rakyat Palestina,” pungkasnya.

Posisi tegas Indonesia

Pemerintah Indonesia konsisten dalam mendukung perjuangan Palestina untuk meraih kemerdekaan. 

Penolakan terhadap relokasi ini mempertegas posisi Indonesia dalam menjaga integritas wilayah Palestina sesuai dengan hukum internasional.

Halaman:

Tags

Terkini