news

Kata perwakilan Trump untuk Timur Tengah, Indonesia jadi pilihan untuk boyong pengungsi Gaza?

Kamis, 23 Januari 2025 | 01:11 WIB
Utusan presiden terpilih Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff (kiri) yang mewacanakan relokasi sebagian warga Gaza ke Indonesia (Instagram.com/@steven.c.witkoff)

2. AS Pertimbangkan Indonesia boyong pengungsi Gaza

Dalam kesempatan yang sama, Steve menuturkan pihaknya tengah mencari solusi untuk memulai upaya pembangunan kembali Gaza yang hancur lebur akibat perang. 

Baca Juga: Sertijab Pj. Bupati, Sekda Subang apresiasi dedikasi Dr. Imran yang telah menerima puluhan prestasi baik nasional atau provinsi

Sementara pembangunan dilakukan, AS juga mempertimbangkan merelokasi sebagian warga Gaza ke salah satu negara yang menjadi pertimbangan mereka, yakni Indonesia.

"Pertanyaan yang masih tersisa adalah bagaimana membangun kembali Gaza, serta akan direlokasi kemana sekitar 2 juta warga Palestina untuk sementara waktu," tutur Steve.

"Indonesia, misalnya, merupakan salah satu lokasi yang sedang didiskusikan untuk menampung sebagian dari mereka, kata pejabat transisi tersebut," tegasnya.

3. Aksi Israel ke Gaza telah menuai kecaman dunia

Steve mengklaim, aksi pasukan Israel telah menuai kecaman dari seluruh dunia dan menyebutnya sebagai pembalasan yang tidak masuk akal bahkan telah dianggap sebagai bentuk dari genosida terhadap warga Gaza.

Baca Juga: Resmi jabat Kalapas Kelas IIA Subang, Gatot Harisanto tegaskan komitmenya dukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

Terkini, gencatan senjata telah dimulai pada 19 Januari 2025 setelah melalui perundingan panjang antara Israel-Hamas. Sebagai hasil perundingan itu, Hamas perlu membebaskan beberapa orang sandera.

Menurut Steve, gencatan senjata yang akan dilakukan dalam tiga tahap ini masih sangat rapuh. 

Pembangunan kembali Gaza dinilai sebagai salah satu solusi jangka panjang untuk menjaga agar gencatan senjata tetap berjalan baik.

"Jika kita tidak membantu warga Gaza, jika kita tidak membuat hidup mereka lebih baik, jika kita tidak memberi mereka harapan, akan ada pemberontakan," tandasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini