“Saya tidak punya kenangan di sana, hati saya turut bersimpati pada orang-orang yang kehilangan semuanya,” kata Steiner.
“Saya mendapat pesan dari orang-orang, mengatakan kalau mereka berdoa untuk saya dan prihatin,” lanjutnya.
“Saya bilang, jangan mendoakan saya, saya hanya kehilangan materi, saya kehilangan properti tapi mereka kehilangan rumah di sana,” ucapnya.***