"Percobaan program MBG hari ini dilaksanakan di SDN Slipi 15 dan SLBN 5 Jakarta di kawasan Jakarta Barat," kata Gibran melalui akun Instagram @gibran_rakabuming, pada Selasa, 19 November 2024.
"Makan siang kali ini dengan menu nasi, semur telur, tumis labu siam, tempe, buah semangka, dan susu," sebutnya.
Berkaca dari hal itu, ada juga cerita tentang siswa-siswa yang justru tidak ingin menikmati hidangan makan bergizi gratis di sekolahnya.
Sebuah sisi lain dari program makan bergizi gratis yang dirasakan oleh sebagian siswa di sekolah, sebab cerita mereka menunjukkan masih adanya isu kelaparan yang terjadi bagi keluarganya. Berikut ini kisah di antaranya:
1. Siswi SD Palembang yang pilih bawa pulang makanannya
Kisah mengharukan terjadi saat uji coba program MBG di SDN 166 Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), pada Senin, 11 November 2024.
Seorang siswi tampak tak ingin membawa pulang makan siang gratis yang dibagikan oleh Polda Sumsel.
Terungkap siswi itu tinggal bersama sang ibu bekerja sebagai asisten rumah tangga sementara ayahnya telah meninggal dunia.
Plt Kasubag Renmin Ditresnarkoba Polda Sumsel, AKP Yetty Gultom menyebut kotak makanan itu tak disentuh oleh siswi tersebut.
"Kenapa tidak dimakan, sayang?" ujar Yetty kepada seorang siswi yang tampak dalam unggahan Instagram @ditresnarkobapoldasumsel, pada 11 November 2024.
"Untuk mama, mama mengepel di rumah orang," jawab seorang siswi SDN 166 Palembang.