“Kok Subang begini-begini aja, dimana ada kesalahanya, saya mengikuti politik yang ada berkembang di Subang ini, dari periode ke periode kok tidak ada perubahan, apakah dari pembangunan, apakah dari penataan kotanya,” ucapnya.
Kata Yogi, kalau Kabupaten Subang ini sudah bagus, tentunya mereka yang diluar Kabupaten Subang itu sudah angkat jempol, namun hal tersebut tentunya akan kembali lagi kepada para calon pemimpin yang saat ini tengah mengikuti kontestasi.
“Sejujurnya saya tidak ada keberpihakan kepada paslon satu, dua dan tiga, tidak ada, saya melihat satu begini, dua begini, tiga begini, bahkan masyarakat juga ke saya bertanya-tanya?,” ungkapnya.
Yogi pun mempersilakan agar masyarakat memilih sendiri calon pemimpinya, baik yang lama atau yang baru, yang bisa memberikan dampak perubahan dan kemajuan bagi bagi Kabupaten Subang.
Yogi pun berharap dengan adanya Satgas Apuse ini pihaknya juga bisa melakukan edukasi politik bagi masyarakat agar jangan berpikir uang dalam proses pemilihan kepala daerah.
“Kalau kita berpikir uang maka hasilnya akan kurang bagus, tapi nanti juga kita berpikir bagaimana pemimpin ini bisa lebih bagus sehingga bisa menghasilkan uang, artinya menghasilkan uang masyarakat Subang bisa lebih sejahtera,” ungkapnya.
Terlebih, lanjut Yogi potensi kemajuan Kabupaten Subang saat ini tengah didepan mata semuanya dengan baru saja diresmikanya dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
“Subang ini akan menjadi smartpolitan dengan adanya yang saya tau nanti KIT (Kawasan Industri Terpadu) sekarang yang Patimban sudah berjalan, akan menjadi lebih besar sebenarnya Subang ini,” ujarnya.