Baca Juga: Idap radang paru - paru, Raja Salman jalani perawatan secara intensif
“Sudah mengajukan ke RT dan Desa terkait kondisi rumah nenek Satinah, namun gak ada anggaran katanya,” ucap Mustafa.
Lanjut Mustafa, jangankan yang mau ambruk, yang sudah ambruk saja tidak ada anggaran untuk bisa membangun atau memperbaiki kondisi rumah warga yang tidak layak huni.
“Kalaulah seluruh pemimpin di negeri ini termasuk kades memang benar-benar niat ingin membantu masyarakat gak akan ada rumah yang hampir ambruk di diamkan seperti ini,” ujarnya.
Dengan nada kesal, Mustafa pun mengungkapkan bahwa seringkali kalau minta bantuan terkait persoalan-persoalan masyarakat pada birokrasi selalu lambat.
Baca Juga: Tingkatkan kepedulian pada ketahanan pangan, PT Dahana ajak generasi muda tanam cabai
“Kalau cuma ngandelin birokrasi lama gak tau kapan,” ungkapnya.
Lanjut Mustafa kalau Pemdes niat mau bantu warga dan masyarakatnya, dia bisa menggunakan jabatan dan pengaruh kekuasaanya.
“Kalau pemdes mau bantu, dia bisa menggunakan jabatan serta kekuasaannya untuk masyarakat lewat orang-orang yang usaha di daerah gunung tua seperti minta sumbangan ke toko dan pengusaha-pengusaha lain,” ucap Mustafa
“Saya yakin kalau cara dan inisiatif itu dipake cepat terkumpulnya, tapi kalau pemdesnya males ya gak akan jadi,” sambungnya.