GENMILENIAL.ID - Aliansi Masyarakat Pantura (AMPAR) mendukung H. Ruhimat dan Niko Rinaldo disandingkan pada Pilkada Subang 2024.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua AMPAR, Asep Maulana pada GenMilenial.id saat ditemui disela-sela kesibukanya sebagai panitia olahraga di GOR SMAN 1 Pamanukan pada Selasa, 13 Agustus 2024.
“Niko dicintai oleh orang Pantura, walaupun, yang namanya manusia like dan dislike pasti ada, masalah besar atau tidaknya bisa dibuktikan saat konstelasi pemilihan,” kata Asep Maulana.
Lanjut Asep, Niko Rinaldo sudah membuktikan hal tersebut saat Pileg 2024 dengan memperoleh 21.187 suara yang suara masyarakat tersebut tidak hanya dari Pantura tetapi dari seluruh Kabupaten Subang.
Baca Juga: Dua perusahaan BUMN di Subang, PT Dahana dan PT PINDAD perkuat kerjasama industri bahan peledak
“Di Pileg dia mendapatkan 21.187 suara, walaupun itu tidak hanya di Pantura menyebar ke seluruh Subang, itu sebetulnya sudah dikatakan sebagai bekal ketika dia mengikuti Pilkada nanti,” ujarnya.
Asep pun meyakini bahwa para pemilih yang sudah memberikan suaranya pada Niko Rinaldo di Pileg 2024 merupakan suara pemilih masyarakat Subang yang murni dan rasional.
“Saya mengenal Niko bukan setahun dua tahun, saya melihat Niko pintar dalam membuat jaringan, nah jaringan-jaringan inilah yang menciptakan suara 21.187 suara itu,” ungkapnya.
“Jaringan ini memilih dengan rasional, artinya rasional dia sudah bekerja sama, sudah tau Niko itu siapa, gerakanya seperti apa, cara dia bekerjanya bagaimana dan sebagainya,” terangnya.
Baca Juga: Rapat kerja Forum BUMDES Subang bahas pengembangan potensi dan SDM
Asep pun menuturkan bahwa modal suara dan jaringan yang telah dibangun oleh Niko Rinaldo akan menjadi bekal luar biasa bagi siapapun yang menggaetnya sebagai Wakil Bupati di Pilkada Subang 2024.
“Apalagi kalau Kang H. Ruhimat menggaet Niko, saya berpikir kalau H. Ruhimat digandengkan dengan Niko ada beberapa keuntungan untuk publikasinya,” ungkapnya.
Keuntungan tersebut, lanjut Asep mengingat keduanya dari dua daerah yang berbeda, H. Ruhimat dari Subang selatan dan Niko Rinaldo berasal dari masyarakat Pantura.
Berikutnya dari sisi usia keduanya mewakili masyarakat dari dua generasi yang berbeda, H. Ruhimat sudah tua yang juga bisa mewakili sisi kemapanan dan Niko masih muda yang mewakili semangat generasi hari ini untuk perubahan.