Sementara itu, Pj Bupati Subang, Dr. Imran mengatakan bahwa aplikasi PPDB online harus mudah di akses oleh seluruh masyarakat agar mampu membuka kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang merata dan berkeadilan.
Baca Juga: DPRD Subang berduka, kurun waktu Februari hingga Mei 2024, 3 orang anggota DPRD meninggal dunia
"Aplikasi ini harus bisa diakses oleh seluruh masyarakat sehingga mampu membuka kesempatan kepada seluruh warga masyarakat untuk bisa mendapat pendidikan dengan merata dan berkeadilan," kata Dr. Imran.
Terkait menghilangkan status sekolah favorit, lelaki asal Aceh itu juga mengatakan bahwa upaya yang dilakukan oleh Disdikbud Subang harus didukung oleh semua pihak, baik itu guru, pengelola sekolah, hingga orang tua murid.
"Favorit dan tidak favorit itu hanya ada di kepala kita. Pola rekutmen sudah berubah, guru juga harus meningkatkan kompetensinya," tegas Dr. Imran.
Pj Bupati Subang juga meminta pengelola sekolah agar bisa menciptakan lingkungan sekolah yang bisa membuat nyaman para murid-muridnya.
Baca Juga: ESAI : Kurikulum yang memberdayakan
"Pengelola sekolah harus bisa menciptakan lingkungan sekolah yang betul-betul bisa membuat nyaman para murid," ucapnya.
Ia juga mengingatkan kepada semua stakeholder terkait, segala upaya untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Subang hanya bisa tercapai apabila semua pihak ikut terlibat dan bergerak bekerja sama.
"Tidak mungkin hanya dilakukan oleh saya sendiri, atau hanya oleh Pak Kadis, ini harus dilakukan dengan kerja sama yang baik termasuk orang tua," tandasnya.
PPDB online, lanjut Dr. Imran tidak dipungut biaya apapun dan meminta peran serta lembaga kemasyarakatan untuk turut serta mengawasi pelaksanaan dari PPDB online tersebut.
"PPDB ini tidak dipungut biaya. Kalau ada yang macam-macam lapor ke saya atau Saber Pungli. Saya harap peran lembaga kemasuarakatan memastikan PPDB bisa terlaksana dengan baik. Tanpa tekanan, tanpa KKN, dan bebas pungli," ujarnya.
Dengan adanya perombakan pola PPDB, Pj Bupati Subang juga optimis Kabupaten Subang di masa depan akan mampu mencetak generasi penerus yang cemerlang.
"Launching ini jangan sekedar seremoni. Saya harap aplikasi ini bisa digunakan oleh seluruh masyarakat. Saya optimis ke depan akan muncul bibit unggul di Kabupaten Subang dengan pola penerimaan yang seperti ini." Pungkas Dr. Imran