news

Kecelakaan KA di Cicalengka, Menko PMK minta penanganan korban dilakukan dengan cepat

Jumat, 5 Januari 2024 | 20:42 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy didampingi Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin lakukan peninjauan lokasi kecelakaan di Cicalengka, Bandung pada Jumat 5 Januari 2024 (Antara_Ricky Prayoga)

GENMILENIAL.ID - Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meminta penanganan korban kecelakaan Kereta Api (KA) di Cicalengka Bandung dilakukan dengan baik.

Termasuk adanya kesiapan berbagai fasilitas kesehatan (faskes) baik Rumah Sakit (RS) ataupun puskesmas yang disiapkan untuk menangani korban kecelakaan.

"Penanganan harus dengan baik, cepat, dan kita utamakan adalah keselamatan penumpang dan kru," ucap Menko PMK Muhadjir Effendy dikutip dari Antaranews pada Jumat 5 Januari 2023.

Sebagaimana diketahui bahwa jumlah korban tewas dalam kecelakaan kereta ini  merupakan para petugas dan pegawai PT KAI bertambah menjadi 4 orang yakni masinis, asisten masinis, pramugara, dan polsuska yang tengah bertugas.

Baca Juga: Kerjasama RS HAMORI dan BPJS Kesehatan, Kadinkes Subang berharap pelayanan kesehatan di Subang makin lebih baik

Sedangkan jumlah korban luka-luka dari para penumpang berjumlah 33 orang yang saat ini sudah dilarikan ke Rumah sakit terdekat yakni RSUD Cicalengka, RS Edelweis, RS AMC dan RS Santosa untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Atas kejadian kecelekaan tersebut, Menko PMK Muhajir Effendy menyampaikan duka yang mendalamnya kepada para keluarga korban.

"Kami sangat prihatin, pemerintah juga ikut menyampaikan berduka cita kepada korban dari kecelakaan kereta ini," tutur Muhadjir Effendy.

Sebagai informasi bahwa kecelakaan kereta api ini terjadi antara KA Turangga (Surabaya-Bandung) dan KA Commuter Line Bandung Raya (Padalarang-Cicalengka) di petak jalan antara Stasiun Haurpugur dan Stasiun Cicalengka pada Jumat sekitar pukul 06.00 WIB.

Baca Juga: 3 Orang tewas dan puluhan lainya luka-luka dalam kecelakaan kereta di Cicalengka Bandung, Jawa Barat

Dengan kejadian tersebut, PT KAI telah melakukan relayasa perjalanan ataupun membatalkan di Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung.

Sejumlah kereta api yang perjalanya batal dan memutar tersebut harus memutar jalur KA antara Bandung - Cicalengka - Banjar.

KA Batal :
1. KA 92 (Lodaya) lintas Bandung-Kroya
2. KA 6 (Argo Wilis) lintas Bandung-Kroya
3. KA 182 (Baturraden Ekspres) lintas Bandung-Kroya
4. KA 181 (Baturraden Ekspres) lintas Kroya-Purwakarta
5. KA 250 (Serayu) lintas Purwakarta-Kroya
6. KA 251 (Serayu) lintas Kroya-Bandung-Cikampek

Baca Juga: Kadinkes Subang dr. Maxi dinobatkan wartawan Subang sebagai Kadis paling komunikatif
7. KA 252 (Serayu) lintas Cikampek-Kroya
8. KA 249 (Serayu) lintas Kroya-Purwakarta
9. KA 240 (Pasundan) lintas Kiaracondong-Kroya.

KA Memutar:
1. Lodaya lintas Bandung-Cikampek-Cirebon-Kroya hingga Solo dan sebaliknya
2. Argo Wilis lintas Bandung-Cikampek-Cirebon-Prupuk-Kroya hingga Surabaya Gubeng dan sebaliknya
3. Baturraden Ekspress lintas Bandung-Cikampek-Cirebon-Prupuk-Purwokerto dan sebaliknya

Halaman:

Tags

Terkini