Baca Juga: Hindari anak putus sekolah, ini yang dilakukan oleh Tarsono, Ketua K3S Kecamatan Pagaden
Terkait profesi orang tua, ayah Kang Lukmantias, almarhum Mochamad Amin Bakri merupakan seorang Guru yang kemudian ditarik menjadi seorang PNS di Pemda Subang ketika zaman Bupati Acu Syamsudin.
"Bapak saya dulu guru olah raga, sekolah guru penjas, SGPD dulu itu, sekolah guru penjas, spesialisasi pemain hoki sebenarnya, di Subang dulu banyak atlet-atlet hoki, bagus bermain hokinya," pungkasnya.
Hoki merupakan sejenis olah raga yang menggunakan stik, Hoki merupakan jenis olah raga yang cukup berkembang di Eropa.
"Bapak saya dulu ketika saya masih sangat kecil itu sering bermain dan cukup populer, sayangnya sekarang sudah gak ada lagi," ucapnya.
Setelah ditarik menjadi PNS, Almarhum Mochamad Amin Bakri, bekerja di Pemda Subang sampai dengan pensiun.
"Yang bisa saya ingat itu dulu, ketika saya kecil bapak itu menjabat beberapa hal, pernah menjadi ketua PMI Subang, Kwarcab Pramuka Subang, Kepala Dinas Kesejahteraan Rakyat (Kesra)," ucapnya.
Disamping itu lanjut Kang Lukmantias, Ayahnya juga pernah bekerja di Dispenda, dan juga STIA Kutawaringin yang saat ini menjadi cikal bakal UNSUB, Almarhum Mochamad Amin Bakri merupakan salah satu dari pendiri Yayasan Kutawaringin.
Sedankan untuk Ibu Kang Lukmantias sendiri, Sukanah Husein Binti Madnawi Husein merupakan seorang guru yang menempuh pendidikan PGSMP.
Baca Juga: Tidur berkualitas, kunci mencegah gangguan kesehatan mental
"Mengajar dibeberapa SMP di Subang sampai kemudian terakhir Kepala Sekolah di SMP 1 Cijambe, itu pembentukan sekolah baru, beliau pensiun di usia 60 tahun, habis itu sakit-sakitan," ujarnya.
Almarhumah Sukanah Husein meninggal saat Kang Lukmantias menempuh pendidikan SESKOAD di Bandung pada tahun 2011.