Baca Juga: Mengungkap rahasia hal yang paling disukai wanita dari laki-laki
"Harus ada perlindungan, harus ada akomodasi terhadap produk-produk yang sifatnya padat karya," jelasnya.
Tetkait teknis, kata Lelaki yang pernah dinas di Militer TNI AD tersebut, hal itu bisa dilakukan dengan melakukan pembinaan namun harus juga dibarengi dengan peraturan daerah (perda).
"Jadi bingkai peraturan daerah, yang bisa memberikan jaminan penyerapan produk kemudian petani sendiri juga harus mampu menjaga suplly produksi, kemudian quality control, juga berjalan disitu termasuk branding dan packaging sehingga punya nilai tambah," ucapnya.
Kemudian, lanjut Kang Lukman, sinergi dari para pengusaha yang bergerak dalam bidang tersebut perlu diberikan regulasi aturan yang jelas.
"Sinergi antara pengusaha besar dan pengusaha kecil ini perlu mendapatkan aturan main yang jelas," tuturnya.
Artikel Terkait
Maju di Pilkada Subang 2024, seperti ini pandangan Mochamad Lukmantias Amin terhadap Subang saat ini
Kunjungi puluhan nelayan, Mochamad Lukmantias Amin tawarkan soal jaminan ketenagakerjaan dan layanan kesehatan
Abrasi dan banjir tahunan di Mayangan, Kang Lukmantias sebut harus ada mitigasi bencana yang jadi perhatian
Siapkan generasi emas, Mochamad Lukmantias Amin berkolaborasi dengan Yayasan An-Nida dalam pendirian BLK
Kepindahan AKBP Sumarni, Mochamad Lukmantias Amin apresiasi kiprah dan dedikasi untuk masyarakat Subang
Di Pesantren An Nida, Kang Lukmantias serap aspirasi, salah satunya kesiapan anak muda dengan adanya Patimban
Bertemu kelompok tani penggarap, Kang Lukmantias sebut keluhan petani soal harga pupuk dan sewa lahan