Pernyataan tersebut disampaikan di tengah perbincangan mengenai perjalanan Rudy yang bertepatan dengan penyelenggaraan F1 Singapore Grand Prix.
Karhutla Kaltim masih menjadi perhatian
Polemik perjalanan Rudy Mas'ud ke Singapura muncul ketika penanganan karhutla di Kalimantan Timur masih menjadi perhatian masyarakat.
Kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas warga serta menurunkan kualitas udara di wilayah terdampak.
Baca Juga: Atlet panahan Subang Rafasya raih emas Kejurnas 2026 untuk Jawa Barat
Situasi tersebut membuat waktu perjalanan dan keberadaan kepala daerah ikut dipertanyakan oleh sebagian warganet.
Sorotan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan tujuan perjalanan Rudy, tetapi juga menyangkut harapan masyarakat terhadap kehadiran dan kepekaan pemerintah ketika daerah menghadapi persoalan.
Meski dugaan mengenai kehadiran Rudy di arena F1 belum terverifikasi, Pemprov Kaltim telah memberikan penjelasan bahwa perjalanan tersebut bertujuan untuk pemeriksaan kesehatan rutin.***
Artikel Terkait
Karhutla melanda Kalimantan, siswa Kaltim hingga Kalbar masih menanti sekolahnya kembali dibuka
Karhutla Kalsel meluas, kobaran api menyala di dekat RSJ Sambang Lihum
Kemenkes: 40 Ribu balita di wilayah terdampak karhutla terkena ISPA
17 Ribu kasus ISPA Palembang imbas kabut asap karhutla: Paru-paru jadi taruhan
Api berkobar besar, momen mencekam saat karhutla dekati kampus UNISKA Kalsel
Sebut 54 hektare terbakar, relawan TNTP desak pemerintah tangani karhutla dalam skala besar: Sebelum semuanya terlambat
Karhutla Kalteng belum usai, ISPU Palangka Raya tembus angka 1.300