Karhutla belum usai, Gubernur Kaltim viral di Singapura disebut nonton F1

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:42 WIB
Gubernur Kaltim Rudy Mas ud saat berada di Singapura di tengah sorotan terkait karhutla (Threads/@widodh01)
Gubernur Kaltim Rudy Mas ud saat berada di Singapura di tengah sorotan terkait karhutla (Threads/@widodh01)

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Ririn Sari Dewi, membenarkan bahwa Rudy berada di Singapura pada akhir pekan tersebut.

Menurut Ririn, perjalanan itu dilakukan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Mount Elizabeth Hospital.

Baca Juga: Nomor urut calon kades Tanjung Rasa ditetapkan, polisi ingatkan soal kerukunan

"Medical check up rutin," kata Ririn saat menjelaskan tujuan perjalanan Rudy.

Ia juga membenarkan bahwa foto yang beredar diambil ketika Rudy sedang sarapan di hotel tempatnya menginap pada Minggu, 11 Oktober 2026.

"Iya, pas sarapan Minggu pagi, nginap di hotel terus langsung balik Jakarta. Sekarang di Balikpapan," jelasnya.

Pemprov Kaltim menyatakan perjalanan tersebut menggunakan biaya pribadi sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga: Kapal wisata KM Feronia terbalik di Labuan Bajo, 63 personel dikerahkan cari korban

Ririn juga menyampaikan bahwa perjalanan ke luar negeri itu telah memperoleh persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri. Sementara itu, permohonan tertulis disampaikan secara paralel.

"Perjalanan ini telah mendapat persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri. Permohonan tertulis juga disampaikan secara paralel," kata Ririn, Selasa, 13 Oktober 2026.

Pemprov sampaikan permohonan maaf

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur turut menyampaikan permohonan maaf apabila perjalanan Rudy ke Singapura menimbulkan pertanyaan atau kekecewaan di tengah masyarakat.

Ririn mengatakan pemerintah memahami bahwa keberadaan kepala daerah di luar wilayahnya dapat memunculkan beragam tanggapan, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi persoalan lingkungan.

Baca Juga: Jalan penghubung 1,5 km dibangun di Cupunagara, TMMD Subang sasar akses petani

"Kami menyampaikan permohonan maaf jika perjalanan ini menimbulkan pertanyaan atau kekecewaan. Kepekaan dan empati terhadap kondisi masyarakat tetap menjadi perhatian kami," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X