Pencarian hari kedua 5 jurnalis yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau, tim SAR perluas area penyisiran

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 9 September 2026 | 15:22 WIB
Pencarian 5 jurnalis yang hilang kontak saat akan meliput erupsi Gunung Anak Krakatau masih terus dilakukan Tim SAR Gabungan (Instagram/kantorsar_banten)
Pencarian 5 jurnalis yang hilang kontak saat akan meliput erupsi Gunung Anak Krakatau masih terus dilakukan Tim SAR Gabungan (Instagram/kantorsar_banten)

Baca Juga: Dramatis! Masinis KRL di Tanah Abang berhasil tarik rem darurat usai lihat pria lompat ke rel

Dengan pembagian empat SRU tersebut, penyisiran difokuskan untuk memutari titik terakhir lokasi speedboat sebelum dinyatakan hilang kontak.

Drone thermal dipakai untuk pencarian dari udara

Pencarian dari udara menjadi salah satu upaya yang dilakukan Tim SAR Gabungan. Namun, penggunaan helikopter maupun pesawat belum memungkinkan karena kondisi abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Sebagai alternatif, tim menggunakan drone thermal untuk membantu melakukan pencarian visual dari udara, termasuk di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.

“Nanti di Gunung Anak Krakatau mungkin kita akan terbangkan dan kita lakukan pencarian dari udara tapi menggunakan drone thermal,” jelas Rizky.

Baca Juga: Kebakaran di pabrik plastik Balaraja belum padam usai 48 jam evakuasi Damkar, kerugian capai Rp10 miliar

Penggunaan drone tersebut menjadi bagian dari strategi pencarian pada hari kedua untuk memperluas jangkauan penyisiran tanpa menggunakan helikopter atau pesawat yang belum memungkinkan diterbangkan akibat abu vulkanik.

Pencarian dievaluasi berdasarkan cuaca dan arus

Rizky mengatakan operasi pencarian akan terus dievaluasi secara berkala.

Evaluasi mempertimbangkan kondisi cuaca, arus, serta perkembangan informasi yang diperoleh selama proses pencarian berlangsung.

“Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan cerah berawan, dengan angin bertiup dari arah selatan ke utara berkecepatan sekitar 14 knot dan tinggi gelombang berkisar antara 0,4 hingga 1 meter,” terangnya.

Baca Juga: Kronologi aksi penjambret HP WNA India di depan hotel Menteng hingga akhirnya dibekuk polisi

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pelaksanaan penyisiran di wilayah perairan yang menjadi lokasi pencarian.

Lima jurnalis berada dalam speedboat Arupadhatu 1

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X