Kasus dugaan keracunan MBG di Berastagi
Sebelumnya, sejumlah siswa dari SMAN 1 Berastagi, SMA Bersama, dan SMKN 1 Berastagi diduga mengalami keracunan setelah menyantap MBG yang dibagikan pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Beberapa saat setelah mengonsumsi MBG, para siswa tersebut menunjukkan sejumlah gejala, mulai dari mual, muntah, pusing, hingga bibir membengkak.
Baca Juga: 10 Pejabat berebut kursi Sekda Subang, siapa bakal gantikan Asep Nuroni?
Data hingga Jumat, 14 Agustus 2026, mencatat sekitar 353 siswa menunjukkan gejala keracunan.
Para siswa kemudian mendapatkan perawatan medis di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya Rumah Sakit Efarina Berastagi, RSU Amanda Berastagi, Rumah Sakit Umum Kabanjahe, serta Puskesmas Berastagi.***
Artikel Terkait
Dugaan keracunan MBG di Berastagi: 269 Siswa dirawat, paling banyak dari SMAN 1 Berastagi
Bupati Karo jadi sorotan warganet usai ungkap kondisi siswa yang keracunan MBG di Berastagi, begini awal mula pernyataan ‘berita baik’ viral
Ratusan siswa jadi korban dugaan keracunan MBG di Berastagi, BGN siap bawa ke jalur hukum
Ponpes Manba’ul Hikam ungkap sebagian besar santri sudah kembali ke pondok usai keracunan MBG, bantah kabar ada korban meninggal dunia
334 Siswa-guru di Agam Sumbar dilaporkan keracunan MBG, berasal dari 3 Nagari wilayah Palupuh
Dirawat di 3 rumah sakit, 136 siswa SMP di Makale Tana Toraja diduga keracunan MBG
Viral cerita supplier yang digaet dapur MBG: Dari permintaan bahan baku tak penuhi standar hingga permainan harga