Viral cerita supplier yang digaet dapur MBG: Dari permintaan bahan baku tak penuhi standar hingga permainan harga

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 6 September 2026 | 16:33 WIB
Viral utas soal bahan baku untuk dapur MBG (Threads/dewarmdhy - Instagram/badangizinasional.ri)
Viral utas soal bahan baku untuk dapur MBG (Threads/dewarmdhy - Instagram/badangizinasional.ri)

Utas tersebut telah dilihat lebih dari 358 ribu kali, memperoleh sekitar 17 ribu like dan lebih dari 800 balasan.

Baca Juga: Anggota DPR Harris Turino dorong RUU Perampasan Aset juga sasar kejahatan perbankan lainnya

Sejumlah warganet kemudian turut membagikan pengalaman yang mereka klaim pernah alami ketika ditawari menjadi supplier bahan baku MBG.

Beras broken sendiri masih dapat dikonsumsi dengan takaran tertentu.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya juga sempat menjelaskan dalam kasus dugaan beras oplosan bahwa beras broken digunakan sebagai campuran dalam standar kualitas beras.

Supplier mengaku diminta kirim ayam memar

Pengalaman lain dibagikan akun Threads @entoniett.s. Pemilik akun tersebut mengaku pernah diajak bekerja sama oleh salah satu dapur MBG untuk memasok daging ayam.

Baca Juga: Ki Maher lihat keraton sebagai pertahanan budaya dan penggerak ekonomi kerakyatan

Namun, ia mengaku justru mendapat permintaan untuk menyediakan ayam afkir atau ayam petelur yang sudah melewati masa produktif, termasuk ayam yang mengalami memar.

“Same here! Aku nggak ada bukti karena kemarin sempet ngelayanin customer pesen ayam 150 kg untuk catering, aku iyakan. Ku kasih fresh, pas sampai barang ya normal-normal aja tapi tiba-tiba dia nanya, ‘Mba kalau saya request ayam afkir atau yang memar dikit enggak apa-apa, bisa gak ya?’” tulis pemilik akun.

Ia kemudian mengaku mendapat permintaan harga Rp33.000 per kilogram untuk fillet dada.

“Lha baru kali ini ada yang minta ayam jelek, dia lanjutkanlah, ‘Buat stok dapur saya mba, saya asa 2 dapur, harga bisa ya dapat Rp33.000 per kg?’ Nah, yang dia minta fillet dada, Rp33.000 per kg, minta ayam afkir atau memar, ayam begitu ga oke dikonsumsi,” lanjutnya.

Baca Juga: Pergerakan HURIP Srimanganti bekerja sama dengan Keraton Sumedang Larang, gerakkan ekonomi petani lewat jagung hibrida

Menurut pemilik akun tersebut, perbedaan pakan ayam petelur dan ayam pedaging dapat mempengaruhi tekstur daging. Ia menyebut daging ayam petelur cenderung lebih alot dan cepat berbau.

Ia juga menyampaikan kekhawatiran terhadap ayam memar yang terlalu lama setelah penyembelihan karena dapat menjadi ayam tiren.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X