Kepala SMAN 1 Lasem Rembang ceritakan situasi genting saat ratusan siswa diare diduga imbas MBG basi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 4 September 2026 | 13:35 WIB
Menyoroti viralnya kasus dugaan keracunan massal yang dialami ratusan siswa di SMAN 1 Lasem Rembang usai mengonsumsi MBG (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti viralnya kasus dugaan keracunan massal yang dialami ratusan siswa di SMAN 1 Lasem Rembang usai mengonsumsi MBG (Instagram.com/@undercover.id)

Sekolah koordinasi dengan SPPG

Setelah kejadian diare massal, pihak sekolah juga melakukan koordinasi dengan SPPG Soditan Lasem untuk meminta klarifikasi mengenai proses penyediaan makanan.

Juhartutik menyebut pihak SPPG menjelaskan bahwa proses memasak dilakukan pada dini hari sebelum makanan dikonsumsi para siswa.

"Saya klarifikasi ke SPPG itu masaknya jam 3 pagi dini hari, sementara anak-anak itu konsumsinya jam 12 (siang)," tandas Juhartutik.

Baca Juga: BGN dibayangi isu pengadaan LED dengan angka total Rp535 miliar, urgensinya masih tanda tanya

Di sisi lain, SPPG Soditan Lasem menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah, orang tua, dan siswa yang terdampak.

Pihak SPPG juga menyatakan fokus pada penanganan medis serta evaluasi prosedur operasional setelah kejadian tersebut.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X