Rekayasa tersebut dilakukan untuk tetap menjalankan perjalanan KRL di tengah proses penanganan insiden.
Setelah proses penanganan selesai dan keterlambatan berhasil diurai, perjalanan KRL lintas Bogor maupun Tangerang kembali normal sekitar pukul 11.00 WIB.
KAI ingatkan pengguna jalan
KAI Commuter menyayangkan terjadinya gangguan operasional akibat insiden di jalur kereta.
Pihaknya kembali mengingatkan masyarakat agar tidak berada di area jalur rel tanpa kepentingan serta meminta pengguna jalan mendahulukan perjalanan kereta api ketika berada di perlintasan sebidang.
Leza mengatakan aturan mengenai keselamatan perjalanan kereta api melarang orang yang tidak berkepentingan berada di sekitar jalur rel.
"KAI Commuter dengan tegas melarang orang yang tidak berkepentingan berada di sekitar jalur rel dan selalu mendahulukan kereta melintas saat akan melewati perlintasan sebidang," tandas Leza.***
Artikel Terkait
Penumpang KRL pergoki pria sembunyi di bawah peron Stasiun Kebayoran, diduga lakukan pelecehan
Green SM dan polisi soroti insiden KRL Bekasi Timur, evaluasi pengemudi jadi sorotan
Momen KRL Duri-Tangerang didorong kereta lain, viral usai mogok di tengah perjalanan
Viral dugaan penumpang KRL pakai pin ibu hamil palsu, KAI ingatkan untuk cek keaslian: Ada logo dan masa aktif
Viral diduga postingan terakhir siswi SMA yang tertemper KRL di Jurangmangu, muncul dugaan bunuh diri
Ihwal kronologi laka siswi SMK yang tertemper KRL Jurangmangu, polisi ingatkan publik tak berspekulasi di medsos
Detik-detik pelajar tertemper KRL jalur Stasiun Kalideres, petugas langsung evakuasi di dekat tembok pembatas rel