Protes peternak Palangka Raya ke PLN gegara listrik sering mati: Anak buah hilang gaji, kami datang minta solusi

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 31 Juli 2026 | 21:39 WIB
Menyoroti viralnya aksi protes para peternak di Palangka Raya, Kalimantan Tengah buntut persoalan pemadaman listrik PLN (Instagram.com/@kualimerahputih)
Menyoroti viralnya aksi protes para peternak di Palangka Raya, Kalimantan Tengah buntut persoalan pemadaman listrik PLN (Instagram.com/@kualimerahputih)

Baca Juga: Kronologi power bank penumpang berasap di pesawat Batik Air, sempat picu kepanikan di kabin

“Anak buah menangis karena kehilangan ayamnya, kehilangan gaji. Seandainya penderitaan ini ada di bapak, seperti apa sakitnya bapak,” ujarnya.

Tuntut solusi dari PLN

Ketua Pinsar Kalimantan Tengah, Andi Bustan, menyebut pemadaman listrik yang terus terjadi sangat merugikan peternak, terutama saat memasuki masa panen.

Ia juga menyoroti belum adanya pertemuan langsung dengan pihak berwenang di PLN untuk membahas solusi konkret.

Sementara itu, perwakilan Aliansi GPG, Fiteli, menilai ketidakhadiran pimpinan PLN menunjukkan kurangnya respons terhadap aspirasi masyarakat.

Baca Juga: Pria ditemukan meninggal di pinggir TPS Ranggawulung Subang, polisi pastikan tanpa tanda kekerasan

“Kami datang meminta solusi, bukan dianggap remeh. Seharusnya General Manager hadir menemui masyarakat,” tegasnya.

PLN jelaskan penyebab

Menanggapi hal tersebut, pihak PLN menjelaskan bahwa pemadaman listrik bukan disebabkan kekurangan pasokan energi, melainkan gangguan teknis pada sejumlah pembangkit.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengungkapkan gangguan terjadi setelah generator di PLTU Asam-Asam mengalami kerusakan.

Selain itu, dua pembangkit milik Independent Power Producer (IPP) juga mengalami masalah teknis.

Baca Juga: Profil Tan Kian dan Ferry Boboho, 2 konglomerat yang kini diperiksa Kejagung di skandal TPPU Febrie Adriansyah

Akibatnya, kemampuan pasokan listrik ke sistem menurun sehingga dilakukan pengaturan beban di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“PLN menyatakan seluruh personel telah diterjunkan untuk mempercepat perbaikan pembangkit yang mengalami gangguan,” ujar Iwan, Rabu, 29 Juli 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X