Ia juga mengibaratkan program tersebut seperti sebuah rumah yang mengalami kerusakan pada satu bagian.
“Kalau rumah pintunya rusak, yang perlu dibenerin pintunya apa rumahnya dirobohkan? Pintunya yang dibenerin, bukan rumahnya yang dirobohkan,” ucapnya.
“Kalau programnya ini ada yang salah, programnya yang dihentikan atau salahnya yang diperbaiki? Salahnya yang diperbaiki. Dan perlu diingat, MBG itu program, bukan proyek,” tandasnya.***
Artikel Terkait
IDAI layangkan surat terbuka ke BGN, soroti pemberian susu formula dalam program MBG
Viral pengakuan kepala SPPG Sumut main judol plus bawa wanita ke dapur MBG, minta maaf sambil nangis
Muncul perdana jadi kepala BGN, Nanik S. Deyang tegaskan latar belakang biologi dan peran militer di program MBG
Viral vendor roti bongkar kelakuan SPPG di Kota Serang, minta manipulasi harga di nota anggaran MBG
MBG disebut bakal diurus kantin sekolah, mirip pembagian makan siswa yang diterapkan Jepang?
Pernah dibela Dadan Hindayana, ini sosok anak pejabat DPRD Sulsel yang diduga monopoli kepemilikan 41 dapur MBG
Investor dapur MBG ngaku ditipu usai setor dana Rp218 miliar, eks Wakil BGN Lodewyk Pusung diduga teken perjanjian