Baca Juga: Pimpin rapat koordinasi di DPR, Sufmi Dasco bahas percepatan izin investasi dan tata kelola ekspor
Hal ini menjadi salah satu poin yang kini dipertanyakan oleh pihak investor.
Mereka meminta kejelasan terkait status perjanjian tersebut, termasuk kelanjutan kerja sama atau pengembalian dana yang telah disetorkan.
“Kami meminta kepastian hukum. Apakah PKS ini akan dilanjutkan atau dana klien kami dikembalikan,” jelasnya.
Yazdi juga mengungkapkan bahwa dana yang disetorkan kliennya diduga digunakan sebagai dana talangan untuk membayar vendor yang sebelumnya membangun dapur perintis MBG.
Baca Juga: Wisatawan jatuh dari tebing Apparalang Bulukumba saat selfie, ditemukan meninggal 1,5 km dari lokasi
“Karena uang klien kami pada akhirnya digunakan sebagai dana talangan untuk membayar vendor-vendor yang sebelumnya membangun dapur-dapur tersebut,” tambahnya.
Sikap Kepala BGN Nanik Deyang ikut disorot
Selain itu, pihak investor juga menyoroti sikap Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang. Yazdi menyebut, Nanik sebelumnya sempat berjanji akan melakukan investigasi terhadap persoalan tersebut saat masih menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.
Menurutnya, seluruh dokumen terkait, mulai dari PKS hingga bukti pembayaran, telah diserahkan kepada Nanik untuk ditindaklanjuti.
Baca Juga: Detik-detik gempa M 7,7 guncang sekolah SD di Davao Filipina saat upacara, siswa histeris berpelukan
“Saat itu kami diminta menyerahkan semua dokumen, mulai dari PKS, bukti pembayaran, bukti transfer, dan dokumen lainnya kepada Bu Nanik,” ungkapnya.
Namun hingga kini, hasil dari investigasi yang dijanjikan tersebut belum juga diketahui. Kondisi ini membuat pihak investor mendesak adanya kejelasan agar persoalan tidak semakin melebar.
Yazdi menegaskan bahwa kasus ini perlu segera diselesaikan secara transparan demi kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat.***
Artikel Terkait
Heboh penggeledahan kantor BGN oleh Kejagung, diduga soal kasus tata kelola di era kepemimpinan Dadan Hindayana
Deret kontroversi Dadan Hindayana selama jadi kepala BGN usai kini ditetapkan jadi tersangka korupsi
Muncul perdana jadi kepala BGN, Nanik S. Deyang tegaskan latar belakang biologi dan peran militer di program MBG
Eks Waka BGN Sony Sonjaya siap jadi justice collaborator, kuasa hukum singgung ada tokoh di lingkaran eksekutif dan legislatif yang terlibat
3 Mantan pentolan BGN terjerat skandal korupsi, ribuan motor listrik SPPG senilai Rp1 triliun dinilai masih buram nasibnya
Mahfud MD ingatkan publik soal dugaan pengadaan IT Rp1,2 triliun BGN usai mantan trio pentolan BGN dibekuk Kejagung
Banyak SPPG umumkan operasional berhenti sampai batas waktu tak tentu karena masalah anggaran, BGN singgung soal dinamika administratif