Kebakaran Kemayoran sisakan duka, 620 jiwa kehilangan rumah di kawasan rawan api

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 2 Juni 2026 | 17:30 WIB
Menyoroti fakta di balik insiden kebakaran besar yang terjadi di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat (Instagram.com/@humasjakfire)
Menyoroti fakta di balik insiden kebakaran besar yang terjadi di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat (Instagram.com/@humasjakfire)

Api baru dapat dilokalisasi sekitar pukul 23.30 WIB setelah upaya pemadaman dimulai sejak pukul 21.05 WIB.

Baca Juga: Seskab Teddy jawab kritik kunker luar negeri Prabowo, tegaskan hasil nyata untuk bangsa

Sebanyak 35 unit mobil pemadam dan 175 personel diterjunkan dalam operasi tersebut.

“Kami mendapatkan informasi pada pukul 21.00 WIB dan petugas bisa lokalisir pada jam 23.30 WIB. Sedangkan operasi pemadaman selesai pukul 04.15 WIB,” jelasnya.

Pengungsi ditempatkan di Lapangan Jusuf Hamka

Para korban kini mengungsi di Lapangan Jusuf Hamka, yang telah disiapkan sebagai lokasi penampungan sementara.

Pemerintah menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari dapur umum hingga layanan kesehatan dan dukungan psikologis.

Baca Juga: Viral bule ngamuk ogah bayar makan di Menteng, singgung ‘saya yang bangun negaramu’

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan pihaknya telah memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

“Kita sudah menyiapkan posko di Lapangan Jusuf Hamka ini, lengkap dengan posko kesehatan, dapur umum, dan dukungan psikologi untuk anak-anak,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa.

Kebon kosong dikenal rawan kebakaran

Kawasan Kebon Kosong memang dikenal sebagai daerah rawan kebakaran. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah insiden besar telah terjadi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Disorot minim transparansi, Dewan Pendidikan Subang diminta turun ke lapangan dan jelaskan kinerja

Pada Januari 2025, kebakaran menghanguskan 543 rumah dan memaksa sekitar 1.797 jiwa mengungsi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X