Kronologi mencekam longsor Curug Cileat Subang: Dua wisatawan Karawang hilang terseret saat mendaki

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 15 Mei 2026 | 23:19 WIB
Petugas BPBD Subang bersama Tim SAR gabungan melakukan briefing sebelum melanjutkan pencarian korban longsor di lokasi kejadian (TKP) kawasan Curug Cileat, Kabupaten Subang, Jumat malam 15 Mei 2026 (Dok. Istimewa)
Petugas BPBD Subang bersama Tim SAR gabungan melakukan briefing sebelum melanjutkan pencarian korban longsor di lokasi kejadian (TKP) kawasan Curug Cileat, Kabupaten Subang, Jumat malam 15 Mei 2026 (Dok. Istimewa)

“Korban terbawa material longsor dan sampai saat ini masih dalam pencarian. Dalam satu rombongan ada lima orang,” kata Udin.

Dua korban yang hilang diketahui bernama Alda Apriliani (22 tahun), warga Cikampek, dan Winda Limbong (20 tahun), warga Kosambi, Karawang.

Baca Juga: Sorotan khusus: 2 Pejabat Kemensos dinonaktifkan buntut kontroversi pengadaan sepatu SR Rp799 ribu per pasang

Sementara tiga rekannya selamat, yakni Sinta Bela (28 tahun), Sari Nengsih (25 tahun), dan Sulistia (20 tahun).

Saksi yang merupakan rekan korban menyebut sempat terdengar suara gemuruh air sebelum longsor terjadi.

Tidak lama kemudian, tanah dan material tebing runtuh dan langsung menyeret korban.

Saksi sempat ingatkan korban

Seorang saksi lain bernama Elza, wisatawan asal Purwakarta, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di lokasi memang sudah sangat ekstrem sejak awal.

Baca Juga: Respons manajemen RSUD Dr Soetomo usai insiden kebakaran di lantai 5 gedung PPJT, pastikan pasien meninggal bukan karena asap

Ia bahkan sempat berinteraksi dengan korban dan mengingatkan agar segera turun demi menghindari risiko bahaya, meski tidak berada dalam satu rombongan.

“Awalnya terdengar suara air sangat deras, tidak lama kemudian longsor terjadi. Korban langsung terbawa material, dan jalur tertutup total,” tutur Udin menirukan keterangan saksi.

Pencarian dihentikan sementara

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI-Polri, Tagana, dan warga setempat langsung melakukan pencarian.

Namun hingga pukul 19.30 WIB, kedua korban belum ditemukan dan diduga masih tertimbun longsoran yang mengarah ke aliran Sungai Cileat.

Baca Juga: Kronologi insiden kebakaran di RSUD Dr Soetomo Surabaya, diduga dari korsleting listrik ruang farmasi lantai 5

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X