Dibacok brutal saat berangkat kerja, polisi ungkap curas sadis di Ciasem Subang

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 1 Mei 2026 | 11:13 WIB
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono (kiri) didampingi jajaran saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers pengungkapan kasus curas di Aula Patriatama Polres Subang, Kamis, 30 April 2026
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono (kiri) didampingi jajaran saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers pengungkapan kasus curas di Aula Patriatama Polres Subang, Kamis, 30 April 2026

GENMILENIAL.ID – Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) brutal yang menimpa seorang buruh di Subang akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Subang.

Peristiwa sadis ini terjadi di wilayah Kecamatan Ciasem dan sempat menggegerkan warga karena aksi pelaku yang tergolong nekat dan membahayakan nyawa korban.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Patriatama Polres Subang, Kamis, 30 April 2026.

Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono menjelaskan langsung kronologi kejadian yang menimpa korban.

Baca Juga: Serat nanas dan songket sieup jadi andalan Subang di pameran kerajinan nasional Bandung

Korban dibacok hingga jempol terputus

Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 7 April 2026 pukul 05.00 WIB di Jalan Blok Tumang, Dusun Margamulya, Desa Ciasem Girang, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang.

“Korban mengalami luka cukup parah, termasuk luka di bagian leher belakang yang harus mendapatkan 34 jahitan serta luka pada tangan kiri hingga menyebabkan jempol terputus,” ujar Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono.

Korban berinisial AR (35 tahun), seorang buruh asal Kabupaten Karawang, saat itu tengah berangkat kerja.

Baca Juga: Viral anak dipaksa mengemis di CFD Kanjuruhan Malang, dibimbing pakai kayu oleh ibunya

Ia diduga telah dibuntuti oleh pelaku sejak awal perjalanan sebelum akhirnya diserang secara brutal di lokasi kejadian.

Pelaku berinisial WG (34 tahun), seorang wiraswasta asal Subang, berperan sebagai eksekutor.

Ia menabrak korban dari arah belakang menggunakan sepeda motor, kemudian langsung membacok korban menggunakan senjata tajam hingga korban tak berdaya.

Setelah melumpuhkan korban, pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban jenis Honda Beat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X