"Petugas melakukan pemeriksaan di lokasi dapur SPPG terkait proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan," tulis keterangan dalam unggahan yang sama.
Baca Juga: Tragis! PMI asal Majalengka diduga dibunuh di Kamboja, sempat telepon keluarga saat melarikan diri
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan standar kebersihan dan kelayakan makanan terpenuhi, sekaligus menelusuri penyebab munculnya keluhan dari para siswa.
Warga sebut bukan kejadian pertama
Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja mengungkapkan bahwa pihaknya sebelumnya juga pernah menerima laporan serupa dari masyarakat.
"Bukan kali ini saja kami menerima laporan," ujarnya, Rabu, 8 April 2026.
"Sebelumnya juga ada keluhan dari warga terkait kualitas makanan. Namun, kejadian kali ini paling menonjol karena sampai terjadi pengembalian makanan oleh siswa ke dapur SPPG," lanjutnya.
Baca Juga: Viral! PKL di Jakarta cekcok dengan Satpol PP, diduga ancam petugas pakai pisau
Pihak kepolisian pun mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG agar meningkatkan pengawasan serta memastikan kualitas makanan tetap terjaga.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG terkait dugaan makanan tidak layak konsumsi yang dikeluhkan siswa dan warga tersebut.***
Artikel Terkait
Tabel gizi MBG Ramadan disorot, cara penulisan disebut bikin salah paham
Viral joget di dapur MBG, SPPG Pangauban disetop sementara, Hendrik Irawan minta maaf
Es kuwut diduga jadi penyebab keracunan MBG di Pemalang, ini temuan investigasinya
MBG datang saat siswa sudah pulang, wali murid di Gresik keluhkan keterlambatan pengantaran
Pengawasan MBG disorot, Agus Masykur Rosyadi: Program harus tepat sasaran dan berkelanjutan
Dugaan keracunan MBG di Jaktim, 72 siswa dirawat di 3 rumah sakit
Viral motor berlogo BGN untuk MBG, Kepala BGN sebut total 25 ribu unit bukan 70 ribu