Dari tradisi ke strategi, Parade Bedug Subang disiapkan jadi simbol kebangkitan daerah

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 20 Maret 2026 | 23:18 WIB
Parade Bedug Subang tetap meriah di tengah hujan, jadi simbol kebersamaan dan kebangkitan daerah menjelang Idulfitri dan HUT ke-78, Jumat 20 Maret 2026 (Dok. Istimewa)
Parade Bedug Subang tetap meriah di tengah hujan, jadi simbol kebersamaan dan kebangkitan daerah menjelang Idulfitri dan HUT ke-78, Jumat 20 Maret 2026 (Dok. Istimewa)

Kang Rey berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan semakin meriah di tahun-tahun mendatang agar Subang kembali hidup dan semarak seperti masa lalu.

Libatkan puluhan kecamatan, adu kreativitas

Parade bedug tahun ini diikuti oleh perwakilan dari 30 kecamatan dan 8 kelurahan di Kabupaten Subang.

Baca Juga: Viral guiding block berkelok di Cikini bikin tunanetra kebingungan, Bina Marga langsung perbaiki

Para peserta menampilkan beragam kreativitas melalui mobil hias, tabuhan bedug, serta atraksi budaya lainnya.

Rute parade dimulai dari kawasan Alun-Alun Subang dan melintasi sejumlah jalan utama sebelum kembali ke titik akhir.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dilombakan dengan penilaian berdasarkan kreativitas, kekompakan, dan keselarasan nilai budaya serta religi.

Adapun hasil lomba parade bedug yaitu:

Juara 1: Kecamatan Dawuan (nilai 380)
Juara 2: Kecamatan Cisalak (nilai 350)
Juara 3: Kecamatan Cipeundeuy (nilai 345)
Juara Favorit: Kecamatan Blanakan (nilai 325)

Baca Juga: Viral petugas PTSP PN Jakpus diduga main game saat jam kerja, tak sadar layar tersorot publik

Dorong identitas dan kebangkitan daerah

Kehadiran ribuan masyarakat dalam parade ini menunjukkan tingginya antusiasme terhadap kegiatan berbasis budaya lokal.

Pemerintah daerah pun mulai melihat potensi ini sebagai kekuatan dalam membangun identitas daerah.

Melalui pendekatan budaya, Pemkab Subang berharap dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Parade bedug pun tidak lagi dipandang sekadar tradisi tahunan, melainkan menjadi bagian dari strategi membangun Subang yang lebih solid, berkarakter, dan berdaya saing ke depan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X